Promo Matras RESTA – Januari 2014

RESTA – Terjangkau, Berkualitas, Bergaransi Pegas 15 Tahun

PROMO Januari 2014

RESTA merupakan merek kasur yang diproduksi oleh Airland. Secara khusus ditujukan dengan harga lebih terjangkau, namun dengan tetap menjaga kualitas nama besar Airland.

Pada bulan Januari, RESTA memberikan PROMO FREE Up Size untuk tipe Stanton, Warwick, Volga, dan Darling.

Sedangkan untuk tipe Alma, Jordan, Compact Bed dan 202 ada Additional Discount

=> Semua program di atas masih ditambah dengan DISKON 40%.

Bagi Anda yang mengutamakan kualitas dan rancang bangun yang superior namun dengan harga yang terjangkau, maka pilihan terbaik ada pada RESTA.
Dengan garansi pegas 15 tahun, dan layanan purna jual dengan standar Airland, merupakan investasi yang sangat baik untuk tidur nyenyak Anda setiap malam.

>> Silahkan KLIK DISINI Untuk Melihat Daftar Harga, Gambar dan Spesifikasi RESTA 

*) Jangan Lupa Melihat TESTIMONI Kami :

testimoni galleria furniture bandung murah

 

Informasi Bermanfaat Terkait :

Studi Menyatakan Bahwa Tidur Mungkin Cara Terbaik Untuk Membantu Menurunkan Berat Badan

Penelitian menunjukan bahwa ” Sleep diet ” mungkin cara terbaik untuk langsing bagi seseorang dengan warisan atau kecenderungan untuk cepat bertambah berat badannya.

Sebiah studi telah menemukan bahwa tidur lebih dari sembilan jam setiap malam tampaknya mampu untuk menekan faktor genetik yang menyebabkan kenaikan berat badan.

Sebaliknya, terlalu sedikit tidur tampaknya memiliki efek yang berlawanan.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan hubungan antara kurang tidur dan obesitas, tetapi temuan baru mengungkapkan interaksi yang kompleks antara tidur dan faktor genetik terkait dengan berat badan.

Para ilmuwan membuat penemuan setelah mempelajari 1.088 pasangan kembar identik dan non – identik.

Studi kembar membantu para peneliti untuk mengungkap pengaruh genetik dan lingkungan. Hanya kembar identik yang berbagi gen yang sama persis , dan karena itu tunduk pada efek genetik yang sama, sehingga perbedaan antara mereka cenderung karena faktor lingkungan. Sedangkan kembar non-identik tidak berbagi gen yang sama , dan mungkin menunjukkan perbedaan genetik.

Studi baru menemukan bahwa heritabilitas dari  indeks massa tubuh ( BMI ) – yaitu suatu pengukuran yang berkaitan berat dan tinggi badan – dua kali lebih tinggi pada mereka yang tidur lebih sebentar dibandingkan dengan mereka yang memiliki jam tidur lebih panjang.

Untuk kembar yang tidur kurang dari tujuh jam setiap malam, faktor genetik menyumbang 70 % dari perbedaan dalam BMI. Dalam kasus saudara kembar rata-rata tidur lebih dari sembilan jam, hanya 32 % dari variasi berat dapat dikaitkan dengan gen.

Dr Nathaniel Watson , dari University of Washington, yang memimpin penelitian di AS, mengatakan : ” Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidur lebih pendek menyediakan lingkungan yang lebih mendukung untuk ekspresi gen terkait obesitas.

” Atau mungkin bahwa tidur jumlah tidur yang lebih panjang mampu menekan ekspresi gen obesitas. ” Penemuan ini dipublikasikan pada jurnal “Sleep”.

Dalam tulisan mereka, para ilmuwan menunjukkan bahwa gaya hidup modern yang sibuk juga dapat menyebabkan obesitas.

” Masyarakat modern dengan teknologi canggihnnya seringkali dapat menyebabkan keadaan yang tidak sesuai antara kebutuhan ideal untuk tidur, dan aktualisasi tidur yang mereka terapkan. ” Gaya hidup dengan jumlah durasi tidur yang minim ini sering memiliki konsekuensi yang merugikan bagi kemampuan kognitif ( mental), fungsi metabolik, kardiovaskular, dan kesehatan imunologi.

” Memang, selama abad terakhir durasi tidur telah turun sekitar 1,5 jam per malam. Dan sejak tahun 2001 persentase orang dewasa di AS mendapatkan setidaknya delapan jam tidur per malam menurun dari 38 % menjadi 27 %. ”

Mereka menambahkan : ” Semakin terbukti bahwa mengurangi waktu tidur secara kronis berhubungan dengan obesitas. ”

Tidur dapat mempengaruhi berat badan dengan mempengaruhi hormon, metabolisme glukosa dan peradangan, para ilmuwan mengatakan.

Beberapa studi telah dikaitkan durasi tidur panjang dengan penyakit jantung, resistensi insulin ( prekursor diabetes ) dan kematian dini. (Source : www.independent.co.uk)